Hati-Hati! Jangan Beri Kucing 7 Makanan Berbahaya Ini

Makanan Kucing Berbahaya

Makanan Berbahaya untuk Kucing – Apabila Toppers memelihara kucing di rumah, ada banyak hal yang harus diketahui untuk memastikan kucingmu nyaman, aman, dan sehat. Yang termasuk paling krusial adalah memperhatikan apa yang dikonsumsi si kucing sehari-hari. Jangan sembarangan memberi makanan manusia pada kucing! Sama seperti anjing, ada makanan-makanan tertentu yang justru berbahaya dan bisa membuat kucing jatuh sakit bila dikonsumsi. Hati-hati ya, jangan sampai Toppers memberikan makanan hewan dan minuman ini pada kucingmu.

Makanan Kucing Berbahaya yang Harus Dihindari

Ikan Mentah

Meski di kartun-kartun kucing sering digambarkan sebagai pemakan ikan yang lahap, pada kenyataannya, ikan mentah justru berbahaya bagi kucing! Menurut seorang dokter hewan bernama Dr. Perea, di dalam tubuh ikan mentah terdapat enzim tiaminase yang bisa menghancurkan senyawa vitamin B tiamin yang dibutuhkan kucing. Jika tubuh kucing sampai kekurangan vitamin B ini, ia bisa kejang-kejang. Jaringan otaknya juga bisa mengalami kerusakan. Bahaya banget, kan!

Ikan Tuna

Walaupun telah dimasak, ikan tuna ternyata tetap merupakan makanan berbahaya bagi kucing karena bisa membuat kecanduan. Tuna juga kemungkinan besar mengandung banyak merkuri yang dapat menyebabkan keracunan. Lebih berbahaya lagi kalau ikan tuna yang Toppers berikan itu digoreng dengan minyak yang banyak lemaknya! Jangan heran kalau tiba-tiba nanti kucingmu merasa kesakitan, malas makan, dan bertambah gendut dengan tidak wajar, karena itu berarti ia telah terjangkit penyakit steatitis atau yellow fat disease sebagai hasil dari mengkonsumsi ikan tuna.

Produk Olahan Susu

Saat kucing masih kecil, Toppers mungkin sering memberikannya susu supaya ia cepat tumbuh besar. Susu memang bagus untuk pertumbuhan, namun, semakin kucing bertambah dewasa, biasanya saluran pencernaan mereka akan jadi lebih intoleran terhadap luktosa, yang ada di susu, keju, yogurt, dan lain-lain. Gangguan pencernaan dan diare adalah dua bahaya yang mungkin terjadi bila kucing meminum atau memakan produk olahan susu. Oleh karena itu, setelah usia empat-enam bulan, stop memberi produk olahan susu pada kucing!

Bawang-Bawangan

Segala jenis makanan yang mengandung bawang berbahaya bagi kucing. Bawang merah, bawang putih, bawang bombay, bawang mentah, bawang masak, bawang goreng, bawang bubuk, pokoknya segala jenis bawang deh! Kucing jauh lebih sensitif daripada anjing terhadap bawang karena bumbu dapur yang satu ini tidak dapat dimetabolisme oleh tubuh mereka. Selain itu, bawang juga dapat merusak sel darah merah dan menyebabkan anemia pada kucing.

Cokelat

Sama seperti anjing, cokelat juga bisa jadi makanan berbahaya bagi kucing, terutama darkdan baking chocolate (cokelat bubuk yang banyak digunakan untuk membuat kue). Selain karena mengandung kafein, cokelat mengandung suatu zat bernama theobromin yang bisa menyebabkan masalah jantung, suhu tubuh tinggi, tremor otot, bahkan kejang-kejang pada kaum kucing. Jadi, jangan pernah sekali-sekali memberikan cokelat pada kucingmu, ya!

Telur Mentah

Telur memang mengandung banyak protein yang baik bagi kebutuhan gizi kucing, tapi, makanan yang satu ini juga mengandung avidin, suatu enzim yang membuat kemampuan tubuh kucing menyerap biotin (vitamin B) berkurang. Masih ingat apa yang terjadi kalau tubuh kucing kekurangan vitamin B, kan? Ya, ia bisa kejang-kejang dan mengalami kerusakan jaringan otak. Telur mentah juga cenderung masih dikerubungi banyak bakteria yang bisa membuat hewan kesayanganmu terkena penyakit parah seperti Salmonella atau Pankreatitis.

Tulang

Apakah Toppers suka memberikan tulang ayam atau tulang ikan pada kucingmu? Hati-hati ya, karena tulang bisa membuat mereka tersedak. Tulang yang telah hancur di dalam tubuh kucing pun masih bisa merusak ususnya yang memang tidak dibuat untuk memproses tulang. Apabila terlalu besar atau terlalu keras, tulang tentunya juga bisa menyebabkan gigi-gigi kucing rusak. Toppers juga perlu waspada bila memberikan kucing makanan yang keras dan tidak mudah dikunyah, salah-salah makanan itu justu tidak bisa diolah tubuh kucing dan malah menimbulkan gangguan pencernaan.


Ingat, hewan rumahan punya sistem metabolisme yang berbeda dari manusia. Oleh karena itu, Toppers tidak boleh sembarangan memberi kucing makanan yang Toppers konsumsi sehari-hari. Bisa-bisa, makanan atau minuman yang kamu berikan malah berbahaya bagi hewan kesayanganmu. Pilihan terbaik adalah memberi mereka makanan khusus kucing yang memang sudah diproduksi sedemikian rupa untuk menyesuaikan kebutuhan nutrisi dan pencernaan mereka. Terakhir, jangan lupa memeriksakan kucingmu ke dokter hewan setiap tiga-empat bulan sekali untuk mengawasi kondisi kesehatan mereka ya, Toppers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *